Herman Sijaya; Mari Menahan Diri Di Masa Tenang

Takalarterkini.com,- Galesong. Memasuki tahapan masa tenang pemilu dimulai tanggal 14 sampai 16 April 2019, Herman Sijaya mengimbau tidak ada lagi kegiatan kampanye pada masa tenang, Galesong 15/04/2019.

Ditemui di sekretariat Panwaslu Kec. Galesong, ketua panwaslu menegaskan bahwa sesuai UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu Pasal (492) berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan Kampanye Pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota untuk setiap Peserta Pemilu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 276 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1(satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah),” tegasnya.

Ia menambahkan bahaya politik uang di Masa Tenang yang tertuang dalam Pasal 523 ayat (2) “Setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim Kampanye Pemilu yang dengan sengaja pada Masa Tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang atau materi lainnya kepada Pemilih secara langsung ataupun tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling banyak Rp. 48.000.000,00 (empat puluh delapan juta rupiah),” tambahnya.

Kami berharap dengan adanya media online ini seluruh elemen masyarakat baik Tim pelaksana Kampanye maupun Peserta Pemilu untuk dapat menahan diri dalam berkampanye demi mewujudkan kondusifitas masa tenang pemilu, tutupnya. AJM/RedTT.

Penulis: Herman Hamsah

Herman Sijaya; Mari Menahan Diri Di Masa Tenang

About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>