Kab. Takalar Lewat Komunitas Peduli Lingkungan Siap Ikut Aksi WCD 2019

Takalarterkini.com,- Takalar. World Cleanup Day (WCD) merupakan sebuah gerakan aksi pungut sampah sedunia. Gerakan ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh negara-negara yang peduli atas bahaya sampah dibumi, khususnya sampah plastik.

Leader WCD Takalar Abdul Jalil Mattewakkang

Leader WCD Takalar Abdul Jalil Mattewakkang

WCD 2019 akan digelar pada tanggal 21 September 2019. Di Indonesia kegiatan ini di target akan diikuti 13 Juta orang dari 34 Provinsi.

Di Sulawesi Selatan di tahun 2018 WCD diikuti oleh 13 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Takalar dibawah Koordinasi Leader WCD Takalar Abdul Jalil Mattewakkang dan Suardi Taqi.

Co Leader WCD Takalar Suardi Taqi

Co Leader WCD Takalar Suardi Taqi

WCD 2019 kembali Kabupaten Takalar ikut menjadi penggerak dalam aksi ini. Kali ini WCD 2019 akan diikuti oleh 24 Kabupaten/Kota dengan Leader yang telah ditunjuk oleh WCD Pusat.

Di Kabupaten Takalar lewat Komunitas Peduli Lingkungan yakni “Laskar Pemuda Panrannuangku Peduli (LAPPI) GEMA TASAMARA” menjadi inisiator gerakan dengan melibatka berbagai komunitas, sekolah, desa dan penggiat lingkungan.

Titik Pusat Lokasi WCD Takalar

Titik Pusat Lokasi WCD Takalar

“Kami berharap bahwa masyarakat Takalar akan sadar akan dengan bahaya sampah khususnya sampah plastik. Mari jaga bumi kita dari sampah plastik yang butuh puluhan bahkan ratusan tahun baru bisa terurai”, tutur Leader WCD Takalar Abdul Jalil Mattewakkang.

WCD Takalar tahun 2019 mengambil titik aksi lokasi di Pantai Lamangkia Desa Topejawa Kec. Mangarabombang. Lokasi ini dipilih karrna prihatin dengan kondisi pesisir pantai lamangkia yang dipenuhi sampah, baik sampah yang dibuang masyarakat maupun sampah kiriman.

“Kami berharap agar Pemerintah Kabupaten Takalar lewat Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa bisa membersamai kegiatan ini dengan melibatkan Stackholder dan masyarakat untuk sama-sama bergerak membersihkan sampah dan menjadi bagian dari 13 juta peserta aksi di WCD 2019,” harap Jalil yang akrab dipanggil AJM.

Selain itu kami juga berharap agar edukasi masalah sampah ini sampai di lingkungan pendidikan, agar kiranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Takalar untuk membuat edaran ikut terlibat pungut sampah di lingkungan sekolah masing-masing pada tanggal 21 September 2019,” tutupnya. AJM/RedTT.

Kab. Takalar Lewat Komunitas Peduli Lingkungan Siap Ikut Aksi WCD 2019

About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>