Walau Hujan, Tudang Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo Tetap Terlaksana

Takalarterkini.com, – Campagaya. Pesta panen Akkaddo Bulo sebagai bagian dari ritual budaya lokal mendapat perhatian daro berbagai kalangan, termasuk sosok pemuda penggiat literasi budaya lokal Abdul Jalil.

Spanduk Kegiatan Tudamlng Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo

Spanduk Kegiatan Tudamlng Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo

Menggali sejarah dan tahapan pelaksanaan akkaddo bulo menjadi fokusi kajian Abdul Jalil selaku penerima bantuan Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) tahun 2020.

Olehnya, hari ini Sabtu 10 Oktober 2020 digelar kegiatan Tudang Sipulung. Kegiatan ini merupakan salah satu media untuk mendapatkan informasi dari para kalangan tentang tahapan pelaksanaan pesta panen Akkaddo Bulo.

Suasana Di Lokasi Pelaksanaan Tudang Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo

Suasana Di Lokasi Pelaksanaan Tudang Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo

Kegiatan Tudang Sipulung yang diikuti sekitar 30 orang peserta ini menerapkan protokol kesehatan yakni pakai masker, face shield, jaga jarak, pakai hand sanitizer dan cuci tangan.

Bertempat di Kampung Literasi Alam (KLA) Campagaya Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar tempat Tudang Sipulung dihelat.

Suasana Tudang Sipulung Pembahasan Pesta Panen Akkaddo Bulo

Suasana Tudang Sipulung Pembahasan Pesta Panen Akkaddo Bulo

Hadir sebagai narasumber yakni Prof. Aminuddin Salle selaku tokoh budayawan Nasional, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini diwakili oleh Kasie Kesenian Bidang Kebudayaan (Kak Malli Lewa), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan dari 4 desa yakni Desa Kalenna Bontongape, Desa Bontomangape, Desa Parambambe, dan Desa Campagaya.

“Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk mendapatkan informasi secara detail tentang pesta panen Akkaddo Bulo,” terang Abdul Jalil selaku pelaksanaan kegiatan.

Prof Aminuddin Salle Menjadi Narasumber Di Acara Tudang Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo

Prof Aminuddin Salle Menjadi Narasumber Di Acara Tudang Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo

Pesta panen ini dirayakan setiap tahun setelah melakukan panen di musim penghujan. Pesta panen sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, lanjutnya.

“Saya bangga dengan anak muda yang punya jiwa kepedulian yang tinggi tentang pelestarian budaya-budaya lokal,” pungkas Prof. Aminuddin Salle.

Walau diguyur hujan, kegiatan Tudang Sipulung tetap berjalan. Lokasi kegiatan yang tak miliki atap mbuat para peserta kegiatan mengalihkan kegiatan ke balai-balai di delat lokasi kegiatan tersebut.

Selain itu hal senada juga disampaikan oleh Malli Lewa bahwa budaya dan kesenian dan Kabupaten Takalar ini sangat banyak, perlu dilakukan pengkajian dan upaya pelestarian agar tetap menjadi bagian dari identitas bangsa,” imbuhnya.

Semoga kegiatan kebudayaan lokal seperti ini tetap berlanjut dan menjadi event nasional, tutup Abdul Jalil.

Penulis: Abdul Jalil

Walau Hujan, Tudang Sipulung Pesta Panen Akkaddo Bulo Tetap Terlaksana

About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>