KLA Campagaya; Konsep Kawasan Edukatif Terintegrasi

Takalarterkini.com, – Campagaya. Berbekal pengalaman sebagai penulis dan penggiat literasi, maka berbagai ide dan konsep pun telah dikantongi sebagai bahan reflikasi dan kolaborasi. Setelah membentuk komunitas literasi dengan salah satu program yakni “Satu Desa Satu Taman Baca Masyarakat (TBM)”. Gerakan peduli literasi di pelosok desa ini pun terus berlanjut.

Kunjungan Dan Donasi Penggiat Literasi Di KLA Campagaya

Kunjungan Dan Donasi Penggiat Literasi Di KLA Campagaya

Mengajak, mengumpulkan dan berbagi konsep dengan kaum muda di beberapa desa, akhirnya terbentuklah 12 TBM dengan modal buku seadanya dan lokasi sederhana pula. Namun nyali dan semangat mereka tak pernah pudar. Malahan semakin membara untuk membumikan geliat literasi di Butta Panrannuangku.

Kampung Literasi Alam (KLA) Campagaya yang berlokasi di Dusun Kampung Baru Desa Campagaya Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar ini dikonsep sebagai salah satu kawasan edukatif. Berdiri sejak 2018 lalu, kemudian pemerintah desa melirik dan mengajak kerjasama dengan program kami. Pemerintah Desa pun memberikan stimulan bantuan berupa sarana dan prasarana pendukung kegiatan di KLA yang saat ini masih fokus dibidang literasi (baca tulis).

Founder KLA Campagaya Donasi Buku Ke Salah Satu Penggiat Literasi Di Takalar

Founder KLA Campagaya Donasi Buku Ke Salah Satu Penggiat Literasi Di Takalar

Sedianya KLA Campagaya akan dilaunching dan diresmikan awal maret lalu, namun karena ada pandemi kami pun hanya fokus pada pembenahan beberapa bagian di lokasi KLA.

“Kawasan ini akan terintergasi dan terpadu nantinya. Dimana akan ada kegiatan pendidikan (literasi), kawasan ekonomi/entrepreneurship lewat kegiatan BUMDes berupa Warkop Baca, kegiatan pembinaan kepemudaan, kegiatan pembinaan seni dan budaya, kegiatan penyuluhan pertanian serta kegiatan PKK,” tutur AJM selaku pendiri dan Founder KLA Campagaya.

Salah Satu Sarana Baca Di KLA Campagaya

Salah Satu Sarana Baca Di KLA Campagaya

Selama pandemi ini, kami mengajak beberapa pihak untuk memberikan masukan akan keberlanjutan dan pengembangan konsep ini. Termasuk ajakan kolaborasi kegiatan hingga mencari donatur untuk beberapa peralatan yang dapat dimanfaatkan di KLA Campagaya.

Beberapa upaya juga dilakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram dan media online untuk mempublikasi kegiatan kami di KLA. Lewat publikasi itu, beberapa penggiat literasi, pemerhati pendidikan dan sosial sudah banyak yang berkunjung. Selain datang berdiskusi (tukar pikiran), berdonasi ada juga yang selfi. Dikawasan ini juga akan ada beberapa fasilitas spot photo untuk para pemuda-pemudi yang suka hobi photo-photo.

Dengan semangat kesedeharnaan itu, kami pun terus optimis bahwa konsep dan ide untuk mewujudkan KLA Campagaya sebagai kawasan edukatif terintegrasi akan terwujud dalam waktu dekat. Semuanya butuh waktu dan proses. Bagi kami, kolaborasi jadi salah satu media mewujudkan itu, tutup AJM.

Penulis: Owner KLA Campagaya

KLA Campagaya; Konsep Kawasan Edukatif Terintegrasi

About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>